welcome to silvy's page all .. enjoy it ! (febrina silvy armatika dewi 4EA01 npm 12211785)

Senin, 03 November 2014

PENGAMBILAN KEPUTUSAN DALAM KONDISI RISIKO

KONSEPSI RISIKO
Risiko merupakan sesuatu, dalam hal ini yang akan diterima atau ditanggung oleh seseorang sebagai konsekuensi atau akibat dari suatu tindakan.

Berikut ini diberikan beberapa arti lain dari risiko.
a. Risiko adalah kesempatan timbulnya kerugian.
b. Risiko adalah kemungkinan timbulnya kerugian.
c. Risiko adalah ketidakpastian.
d. Risiko adalah penyimpangan hasil actual dari hasil yang diharapkan.
e. Risiko adalah suatu hasil yang berbeda dari hasil yang diharapkan.



KONDISI BERISIKO

Kondisi berisiko adalah suatu keadaaan yang memenuhi beberapa syarat, yaitu sebagai berikut:
• Ada alternatif tindakan yang fisibel (dapat dilakukan).
• Ada kemungkinan kejadian yang tidak pasti dengan masing-masing nilai probabilitas.
• Memiliki nilai “pay off” sebagai hasil kombinasi suatu    tindakan dan kejadian tidak pasti tertentu.

PENGERTIAN PENGAMBILAN KEPUTUSAN DALAM KONDISI BERISIKO
   Pengambilan keputusan dalam kondisi berisiko adalah suatu kejadian atau keadaan dimana terjadi dua kemungkinan hasil (berhasil/gagal) yang akan terjadi jika mengambil suatu keputusan dalam suatu peristiwa.
TEKNIK PENGAMBILAN KEPUTUSAN DALAM KONDISI BERESIKO
Pendekatan nilai harapan
nilai kesempatan yang hilang
nilai harapan informasi sempurna.
a. Nilai harapan ( Expected Value )
Nilai harapan adalah jumlah dari kemungkinan nilai-nilai yang diharapkan terjadi terhadap probabilitas masing – masing dari suatu kejadian yang tidak pasti.
b. Nilai kesempatan yang hilang(EOL) adalah sejumlah pay off yang kemungkinan hilang karena tidak terpilihnya suatu alternative atau tindakan dengan pay off terbesar bagi kejadian tidak pasti yang sebenarnya terjadi.
c. Nilai harapan informasi sempurna.
Pengambilan keputusan mencoba untuk menghilangkan unsur-unsur ketidakpastian yg didasarkan pada adanya informasi sempurna atau tambahan tepat dan lengkap tentang kondisi dimasa yg akan datang.
Riil case
Nilai Harapan
  Contoh Soal :
Seseorang dihadapkan pada masalah penyimpanan uangnya, apakah dalam bentuk deposito atau pembelian saham. Keuntungan yang akan diperoleh bergantung pada laju pertumbuhan ekonomi. Laju pertumbuhan ekonomi meningkat dengan probabilitas 35% dan menurun 0,65%. Jika
deposito dipilih, keuntungannya adalah Rp 250.000.000pada saat pertumbuhan ekonomi meningkat dan Rp 175.000.000 pada saat menurun. Jika dipilih membeli saham, keuntungannya adalah Rp 350.000.000 pada saat pertumbuhan ekonomi meningkat dan Rp 125.000.000 pada saat menurun. Dengan menggunakan nilai harapan payoff terbesar, keputusan mana yang harus diambil?

Epd = 250 (0.35)+ 175 (0,65)     = 201.25
Eps = 350 (0.35) +125(0.65)        = 203,75
 
  Oleh karena itu Ep = 203,75 terbesar, maka diputuskan untuk membeli saham didalam jangka panjang, secara rata –rata akan diperoleh keuntungan berupa bunga sebesar 203,75 juta rupiah. 
Menghintung EOL
Mengidentifikasikan tindakan terbaik untuk setiap peristiwa
Mengurangkan pay off nya (pay off peristiwa tersebut) dengan payoff peristiwa lainnya.
Contoh: perush. Dihadapkan pd persoalan untuk memilih tiga alternatif investasi  A, B dan C degn keuntungan masing2 15%, 30% dan 55% dalam kondisi pasar Lesu, Normal, cerah
EOL a= 30.000
EOL b = 48.000
EOL c= 1500
Yg dipilh yg C karena nIlai OLnya yang paling kecil  mksudnya probabilitas kerugiannya pling kecil yaitu 1500
 NILAI HARAPAN INFORMASI SEMPURNA
EVPI Selisih antara Nilai harapan dengan nilai informasi Sempurna EVWPI
EV of PI =  EV with PI – EV without PI
EVPI = EVWPI – EV
NHIS = NHIS – NH
EWPI (NHTIS) = hasil perkalian antara maksimum baris (nilai Pay Off terbesar) dengan Probabilitas
EV (NH) = Nilai harapan terbesar dari setiap alternatif atau tindakan
EVPI (NHIS) = Jumlah maksimum yang dapat dibayarkan oleh pengambil keputusan untuk memperoleh informasi sempurna

Tidak ada komentar:

Posting Komentar